Membedah Tema Rustic, Tema Unik yang Irit Budget

Halo semua!
Kali ini kita akan ngomongin tentang sebuah tema yang lagi booming banget, yaitu Rustic.

Akhir-akhir ini, kamu pasti sering banget denger kata Rustic, misalnya waktu lagi mencari ide pesta pernikahan, furniture, interior, atau bahkan packaging.

rustic-wedding-venues-san-francisco-bear-flag-farm
Sumber : brides

Yap, tema Rustic memang salah satu tema alternatif yang lagi naik daun akhir-akhir ini. Tema Rustic bisa kamu gunakan untuk di aplikasikan ke berbagai hal. Dan asiknya lagi, tema Rustic ini enggak menghabiskan budget terlalu banyak.

Modal utama nya cuma satu : Kreativitas.

Kamu bahkan bisa menggunakan barang-barang bekas yang tidak terpakai di sekitar kamu, atau barang yang  bisa kamu bikin sendiri untuk di aplikasikan ke tema Rustic ini.

Tapi apa sih sebenarnya Rustic itu? Bedanya apa dengan tema-tema lain? Dan kenapa bisa naik daun? Langsung aja kita bedah, setajam silet Golok Daging. 😀

 

Definisi

definition

Jika diterjemahkan dari bahasa inggris, Rustic adalah hal yang berhubungan dengan pedesaan, tidak formal, dan sederhana.

Rustic dalam bahasa Indonesia berarti berkarat, usang atau tua, memiliki tekstur yang kasar dan tidak difinishing dengan baik.

Rustic berasal dari bahasa latin, yaitu ‘Rus’, lalu berubah menjadi ‘Rusticus’, dan akhirnya disederhanakan menjadi ‘Rustic’.

rus

Ciri Khas

Setiap tema yang ada, pasti memiliki ciri khas nya masing-masing. Tema Rustic pun memiliki ciri khas yang membuat banyak orang suka dan menggunakan tema Rustic. Dibawah ini adalah beberapa ciri umum dalam tema rustic :

  1. Banyak Menggunakan Kayu yang Terlihat Tua dan Kasar

wall-brown-fence-woodenPenggunaan kayu banyak digunakan dalam tema Rustic. Namun yang membedakan, kayu yang digunakan adalah kayu yang terlihat ‘tua’, sehingga terkesan ‘usang’, namun tetap harus kuat. Kayu tua disini bukan berarti menggunakan kayu yang sudah dihingapi rayap, namun bisa menggunakan kayu yang tidak di finishing (Di cat/pelitur/amplas).

Kayu yang dipakai bisa merupakan kayu yang dibuat sedemikian rupa sehingga terlihat tua, maupun kayu yang memang sudah lama.

Warna kayu nya pun tidak harus selalu coklat, sering kali warna putih juga digunakan.

wood-314379_960_720

Bahkan bisa juga menggunakan warna-warna selain coklat dan putih.

 

  1. Penggunaan Warna Pucat, Kusam, atau Tidak Kontras
dbba04b43a6349e071b9999e581c2f62
Sumber : Pinterest

Ciri lain dari tema Rustic adalah menggunakan warna yang tidak mencolok. Meskipun warna pucat, namun tidak berarti hanya sebatas warna putih, abu-abu, atau coklat saja, warna lain seperti biru, hijau, dan kuning pun bisa digunakan untuk tema Rustic, namun versi pucat nya yang dipakai.

Karena penggunaan warna pucat ini sesuai dengan konsep ‘usang’ yang ada pada tema Rustic.

 

  1. Menggunakan Barang Bekas
img1o
Sumber : potterybarn

Salah satu ciri unik dari tema Rustic adalah, kita bisa menggunakan barang bekas yang masih layak pakai untuk dekorasi. Hal ini dapat mengirit budget kita, sekaligus memanfaatkan barang-barang tak terpakai menjadi berguna.

 

  1.  Menonjolkan Kesan Simpel, Kehangatan, dan Kesederhanaan
blogstomp-5310
Sumber : oliviajohnstonphotography

Jika kebanyakan tema lainnya mengusung kesan mewah, rapi, dan kompleks, maka tema Rustic justru sebaliknya. Kesan yang ditampilkan dalam tema Rustic adalah alami, apa adanya, dan tidak berlebihan.

Suasana yang diharapkan dari tema Rustic adalah Kehangatan, sehingga jika kamu membuat acara dengan tema Rustic ini, harapannya adalah para tamu bisa berbaur dan enjoy dengan suasananya, tanpa rasa canggung.

 Suasana yang diharapkan dari tema Rustic adalah Kehangatan

 

  1. Cenderung Menggunakan Bunga Liar
skustoke-farm-barn-wedding-flowers-8
Sumber : Pinterest

Yap, kamu ga salah baca, tema Rustic sering menggunakan bunga liar sebagai pemanis. Disaat tema-tema lainnya menggunakan bunga import, dengan warna yang menyala dan cantik, tema Rustic justru kebalikannya.

Beberapa bunga liar yang sering digunakan misalnya Hortensia (Hydrangea), Aster, Mawar Liar (Wild Rose), dan lain sebagainya.

Karena liar, harga bunga-bunga ini pun relatif jauh lebih murah daripada bunga import.

 

  1. Tali Tambang atau Tali Rami
DIY
Sumber

Tali tambang dan Tali Rami memiliki persaman. Selain sama-sama berwarna coklat, kedua jenis tali ini sama-sama memiliki serabut. Serabut inilah yang membuatnya menjadi unik. Tampilannya yang terkesan ‘berantakan’ menjadikannya cocok dipadukan dengan tema Rustic.

 

  1. Menggunakan Kertas Kraft
All Product
Sumber

Kertas Kraft merupakan bahan kertas andalan dari tema Rustic. Kertas kraft merupakan kertas daur ulang, sehingga penampilannya tidak bersih seperti bahan HVS. Namun karena itulah, kertas kraft menjadi amat cocok dengan tema rustic, mulai dari dekorasi, undangan pernihakan, hingga packaging.

6fe75cb4d57da2c24e9e6decf34ba581
Sumber : Pinterest
diy-rustic-wedding-invitation-kit-eco-kraft-and-rustic-lace-wedding-invitation
Sumber : Pinterest

Kertas Kraft juga merupakan bahan yang digunakan oleh @paperipapero sebagai bahan Paper Box, karena ketebalan yang cukup (280 gsm) dan pasti nya membuat acara kamu makin terlihat Rustic.

cust 11

 

Popularitas

Menurut Google, pencarian kata “Rustic” mengalami peningkatan sejak 2005 hingga 2016.

r1
Sumber : Google

Ini menunjukan ketertarikan orang terharap sesuatu yang berbau Rustic terus meningkat.

Di luar negeri, tema Rustic sudah sangat sering digunakan dalam berbagai hal seperti pernikahan, dekorasi, hingga packaging.

r3
Sumber : Google

Di Indonesia sendiri, tema Rustic sudah mulai populer di kalangan anak muda, karena kebanyakan dari mereka mulai bosan dengan tema-tema yang ada. Nah, tema Rustic ini bagai terobosan untuk mereka yang bosan dengan formalitas. Mereka mencari sesuatu yang lain, yang nyeleneh, dan lebih santai untuk acara mereka.

Tema Rustic bagai terobosan untuk mereka yang bosan dengan formalitas

Daerah yang paling banyak mencari kata Rustic adalah Bali, lalu diikuti oleh Banten.

r2
Sumber : Google

Tidak mengherankan, karena Bali memiliki lokasi outdoor yang eksotis sebagai venue wedding. Untuk dekorasi rumah pun, tema Rustic banyak di gunakan di Bali, karena atmosfer budaya nya yang kuat dan kental nya unsur seni di Pulau Dewata.

Di Banten pun masih banyak lokasi outdoor, karena itu banyak orang sekitar Jakarta yang memilih Banten untuk acara bertema Rustic.

Penggunaan kata Rustic sebagai judul buku pun sudah sejak tahun 1800-an. Trend nya sempat menurun di tengah 1900-an. Namun saat ini sudah mulai menunjukan peningkatan setelah tahun 2000, meski masih belum sebanyak tahun 1800-an.

r
Sumber : Google

 

Nah, bagaimana? Sekarang udah cukup jelas dong dengan tema Rustic? Untuk kamu yang lagi galau mencari tema, Rustic bisa banget untuk dijadikan pilihan.

Demikian bahasan kita tentang tema Rustic kali ini. Kalau ada yang ingin bertanya atau menambahkan, silahkan masukan komentar kamu di kolom comment.

Thank you! 🙂

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s